Jumat, 25 Juni 2021

SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE DAN CONFIDENTIALITY, INTEGRITY, DAN AVAILABILITY



MAKALAH

SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE DAN
CONFIDENTIALITY, INTEGRITY, DAN AVAILABILITY


Diajukan sebagai
Tugas Mata Kuliah Pengantar Web Science
Disusun oleh : Seviyanti Wijaya (55419998)
2IA21
Dosen Pembimbing : Budi Utami Fahnun

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS GUNADARMA
2021
 
KATA PENGANTAR


Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Atas rahmat dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan makalah berjudul System Development Life Cycle (SDLC) dengan tepat waktu.
Makalah System Development Life Cycle (SDLC) disusun guna memenuhi tugas Ibu Budi Utami Fahnun pada mata kuliah Pengantar Web Science di Universitas Gunadarma. Selain itu saya juga berharap agar makalah ini dapat menambah wawasan bagi pembaca tentang layanan Development.
Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu selaku dosen mata kuliah. Tugas yang telah diberikan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait bidang yang ditekuni.
Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan dan kekurangan yang belum saya ketahui. Maka dari itu saya mohon saran dan kritik dari dosen maupun teman-teman. Demi tercapainya makalah yang sempurna.










Bekasi, 05 November 2021



Penulis
 
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………..     i
DAFTAR ISI ……………..........…………………………………………………..    ii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………………    1
1.1 Latar Belakang ………………………………………………………………...    1
1.2 Rumusan Masalah ……………………………………………………………..    1
1.3 Ruang lingkup Pembahasan …………………………………………………....   2
1.4 Tujuan ………………………………………………………………………......   2

BAB II PEMBAHASAN ………………………………………………………………   
3
2.1. SLDC pada sistem ……………………………………………………………..    3
2.2. Langkah-langkah pada SDLC ……………………………………………….....   3
2.3. Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA) …………………………......    4
2.4. Bentuk CIA …………………………………………………………………….   6

BAB III PENUTUP …………………………………………………………………….   
7
3.1 Kesimpulan …………………………………………………………………..…    7
3.2 Saran ……………………………………………………………………………    7

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………….............    8
 
 
BAB I 
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Dalam dunia teknologi saat ini perkembangan dalam bidang informatika telah mengalami perkembangan yang sangat begitu pesat. Dengan perkembangan saat ini khususnya bidang informatika tidak hanya pengembangan program perangkat lunak saja, melainkan pengembangan dalam bidang suatu permodelan yang bersifat komplek.
Pembuatan perangkat lunak diperlukan suatu pengenalan mengenai permodelan dalam suatu pembangunan suatu Perangkat Lunak (Software). Terdapat banyak permodelan mengenai pembangunan suatu perangkat lunak seperti SDLC. Siklus hidup sistem (SLC) adalah metodologi yang digunakan untuk menggambarkan proses untuk membangun sistem informasi, dimaksudkan untuk mengembangkan sistem informasi dalam cara yang sangat disengaja, tersutruktur dan teratur, mengulangi setaip tahap siklus hidup. SDLC adalah proses yang digunakan oleh analis sistem untuk mengembangkan sistem informasi, termasuk persyaratan, validasi kepemilikan (stakeholder), pelatihan, dan pengguna. Setiap SDLC harus menghasilakn sistem berkualitas tinggi yang memenuhi atau melebihi harapan pelanggan, mencapai selesai dalam waktu dan perkiraan biaya, bekerja secara efektif dan efisien di saat ini dan direncanakan Teknologi Informasi Infrastruktur, dan murah untuk mempertahankan dan biaya efektif untuk meningkatkan.

1.2    Rumusan Masalah
1.    Apa yang dimaksud dengan SDLC pada perancangan sistem ?
2.    Apa saja langkah-langkah SDLC yang ada pada web yang dibangun ?
3.    Mengapa pada website diperlukan adanya Confidentiality, Integrity, dan Availabilty (CIA) ?
4.    Apa bentuk CIA pada website yang dibangun ?
 
1.3    Ruang Lingkup Pembahasan

Dalam makalah yang saya buat ini, saya hanya akan membahas tentang SDLC pada perancangan sistem, langkah-langkah SDLC, CIA pada web dan adanya Confidentiality, Integrity, dan Availabilty (CIA) pada website.
1.4    Tujuan
1.    Mengetahui apa yang dimaksud dengan SDLC pada perancangan sistem.
2.    Mengetahui langkah-langkah yang ada pada SDLC pada web yang di bangun.
3.    Mengetahui Confidentiality, Integrity, dan Availabilty (CIA) yang sangat diperlukan oleh website.
4.    Mengetahui bentuk CIA yang ada pada website yang dibangun.
 


BAB II 
PEMBAHASAN
 
2.1.    SDLC pada perancangan sistem
 
SDLC adalah kependekan dari System development life cycle atau dalam bahasa Indonesia disebbut siklus hidup pengembangan sistem. SDLC adalah siklus yang digunakan dalam pembuatan atau pengembangan sistem informasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah secara efektif. Selain itu juga menghasilkan sistem berkualitas tinggi yang sesuai dengan keinginan pelanggan atau tujuan dibuatnya sistem tersebut. Sangat sulit membuat perangkat lunak tanpa perancangan yang maksimal. Dilihat dari beberapa sisi, SDLC memiliki banyak fungsi, antara lain sebagai sarana komunikasi antara pengembang dengan pemegang kepentingan. Ada beberapa tahap pada SDLC, salah satunya adalah perancangan sistem.
Pada perancangan sistem menghasilkan prototype dan beberapa output lain meliputi dokumen berisi desain, polo, dan komponen yang diperlukan untuk mewujudkan proyek tersebut. Setelah spesifikasi, kemudian dilakukan perancangan sistem sebagai tahapan kelanjutannya. Tahap ini merupakan tahap dimana seluruh hasil analisis dan pembahasan tentang spesifikasi sistem diterapkan menjadi rancangan atau cetak biru sebuah sistem. Pada tahap ini juga disebut sebagai cetak bitu, dimana sistem sudah siap untuk dikembangkan mulai dari implementasi, analisis sistem, hingga tenaga pendukung sistem yang akan dikembangkan.

2.2.    Langkah-langkah SDLC yang ada pada web
a)    Tahap Perencanaan Sistem (Systems Planning)
Perencanaan sistem merupakan tahap paling awal yang dilakukan, dalam melakukan langkah selanjutnya. Pada website catatan atau note ini dibuat untuk menuliskan hal-hal penting seperti tugas dan acara lain agar kita tidak mudah lupa. Apalagi ini catatan dengan ruang lingkup khusus kelas 2IA21.
 
b)    Tahap Analisis Sistem (System Analysis)
Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan akan menyebabakan kesalan pada tahap selanjutnya. Pada web ini kita menggunakan localhost saja, maka perlu menentukan beberapa kriteria yang dibutuhkan sistem, seperti bandwidth, disk space dan lainnya.
c)    Perancangan Sistem (System Design)
Pada tahap ini memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem, untuk memberikan gambaran yang jelas. Website ini dirancang oleh user interface untuk dibaca , maka user interface sangat penting dalam hal ini.
d)    Tahap Implementasi Sistem (System Implementation)
Tahap ini merupakan tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan. Pada website ini diimplementasikan di 000webhost.
e)    Pemeliharaan Sistem
Pada website ini harus melakukan interaksi minimal 1 kali dalam 1 bulan, jika tidak maka website otomatis tidak dapat diakses sampai admin memulihkannya.


2.3.    Confidentiality, Integrity, dan Availabilty (CIA) pada website
Para pengembang bisnis dan developer tentu menyadari Web app merupakan aset berharga yang harus dijaga keamanannya untuk kelancaran bisnis. Karena itu perlu menerapkan prinsip CIA Triad. CIA Triad adalah model standar dalam keamanan informasi yang dirancang untuk mengatur dan mengevaluasi bagaimana sebuah organisasi atau perusahaan ketika data disimpan, dikirim, atau diproses. CIA terdiri dari 3 aspek yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availabilty. 3 aspek ini dianggap komponen Cyber Securty paling penting di platform.
 
  
 

1.    Confidentiality (kerahasiaan)
Confidentiality berarti sama dengan privasi. Selain itu juga merupakan serangkaian proses yang perlu dilakukan untuk mencegah tereksposnya informasi yang sensitive dari jangkuan tangan orang-orang yang tidak berkepentingan. Karena itu para cyber hacker terus mencari kerentanan yang ada pada sistem agar meraka dapat mengakses infor-info penting. Untuk melindunginya bisa dengan menerapkan autentifikasi dua faktor, penggunaan password yang kuat, enkripsi, dan lain-lain. Aspek confidentiality ini memiliki tujuan untuk melindungi informasi dari akses dan penyalahgunaan info yang tidak sah.

2.    Integrity
Integrity berarti menjaga konsistensi, akurasi, serta kepercayaan terhadap data untuk setiap waktu sampai seterusnya. Data tidak boleh diedit pada saat transit. Setelah itu juga langkah-langkah tertentu perlu dilakukan untuk memastikan bahwa data tersebut tidak dapat diubah-ubah oleh orang yang tidak mempunyai kepentingan yang sejalan (misalnya, para peretas yang ingin melakukan mengubah atau manipulasi data dsb). Aspek perlindungan integrity tidak hanya akan melindungi keakuratan informasi mencegah perubahan informasi yang tidak disengaja. Contohnya seperti kesalahan pengguna atau kerusakan sistem.
 

3.    Availability
Availability atau ketersediaan, artinya dalam konteks keamaan informasi upaya untuk menjaga agar sebuah sistem tetap bisa digunakan adalah hal penting yang perlu dilakukan. Dengan memberikan perlindungan availability, anda harus bisa memberikan jaminan bahwa sistem dan data dapat diakses oleh pengguna yang diautentikasi kapanpun informasi tersebut dibutuhkan. Pengembang wajib memelihara lingkungan sistem operasi (OS) agar bisa berfungsi dengan baik dan bebas dari konflik software-nya. Penting juga untuk pengembang untuk tetap mengikuti semua jenis peningkatan sistem atau pembaharuan yang diperlukan dari waktu ke waktu.
Untuk mencegah terjadinya kehilangan data dari bencana, Salinan backup dapat disimpan di lokasi yang secara letak geografis terisolasi, bahkan mungkin ditempat yang tahan api atau air.

Sepeti yang sudah dijelaskan di atas, pada CIA Triad terdapat 3 aspek dasar yang harus selalu diperhatikan dalam menjaga keamanan informasi. Aspek tersebut adalah Confidentiality, Integrity dan Availability.

2.4.    Bentuk CIA pada website
Pada website yang dibangun menerapkan CIA, website ini memerlukan password agar dapat diakses, itu termasuk ke dalam CIA confidentiality karena tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berwenang. Selain itu juga Integrity dalam website ini tidak dapat dibuka oleh browser lain sehingga data atau informasi tidak dapat dimanipulasi oleh pihak lain.
 

Link webistenya : 

https://seviyanti2ia21.000webhostapp.com/ 

Password : sev

 
BAB III 
PENUTUP
3.1    Kesimpulan
Siklus hidup pengembangan sistem (System Development Life Cycle/SDLC) merupakan siklus hidup yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkah-langkah di dalam tahapan tersebut untuk proses pengembangannya. Pada langkah-langkah SDLC pada pembuatan sebuah website ada 5 langkah yang sudah dijelaskan diatas. Selain itu pada sebuah website harus memerlukan CIA agar dapat menjaga keamanan infromasi.

3.2    Saran
Sebelum membangun perangkat lunak(software), lebih baik kita tahu dulu tentang pengembangan system informasi (SDLC) dalam pembuatan perangkat lunak tersebut, agar kita dapat menghasilkan suatu perangkat lunak yang bermanfaat.
 

DAFTAR PUSTAKA


https://www.coursehero.com/file/38518827/sdlcdoc/ 
https://joulisinolungan.wordpress.com/2014/12/10/pengembangan-sistem-teknologi- informasi-metode-sdlc-system-development-life-cycle/
https://salamadian.com/sdlc-system-development-life-cycle/
https://accounting.binus.ac.id/2020/05/19/memahami-system-development-life-cycle/ http://jayanarapi.blogspot.com/
https://idwebhost.com/blog/pentingnya-cia-triad/ 
https://www.logique.co.id/blog/2021/02/18/keamanan-informasi/

Selasa, 16 Maret 2021

Tugas Arsitektur Komputer

Ada empat ukuran pokok yang menentukan keberhasilan arsitektur; yaitu manfaat arsitekturialnya     yaitu:

1)      Applicability

Applicability (Daya Terap) adalah pemanfaatan arsitektur untuk penggunaan yang telah direncanakannya. Komputer dirancang untuk satu dari dua area aplikasi utama:

a.       Aplikasi ilmiah dan teknis, merupakan aplikasi yang biasanya untuk memecahkan persamaan kompleks dan untuk penggunaan aritmetik floating point ekstensif. Mereka adalah aplikasi komputasi intensif, mereka mempunya rasio operasi CPU ke memori dan I//O yang lebih tinggi dari aplikasi lain.

b.      aplikasi komersial biasa, merupakan aplikasi yang didukung oleh pusat komputer biasa: menghimpun (compiling), menghitung (accounting), mengedit, penggunaan spreadsheet, dan word prosesing, seperti yang ada di komputer secara umum.

2)      Maleability

Empat ukuran sebelumnya daya terap, generalitas, efisiensi, dan kemudahan penggunaan berlaku untuk arsitekturrumpun komputer. Dua ukuran yang terakhir daya tempa dan daya kembang umumnya berlaku untuk implementasi komputer dalam satu rumpun. Daya terap arsitektur adalah ukuran kemudahan bagi perancang untuk mengimplementasikan komputer (yang mempunyai arsitektur itu) dalam jangkauan yang luas. Lebih spesifik arsitekturnya, maka akan lebih sulit untuk membuat mesin yang berbeda ukuran dan kinerjanya dari yang lain. Umumnya, arsitektur mencakup banyak gambaran setiap tingkat dengan detail. Rencana dasar atau induk dari rumah kolonial tersebut meliputi berbagai detail, misalnya tembok, pintu, saluran listrik dan air.

3)      Expandibility

Expandibility (Daya Kembang) adalah ukuran kemudahan bagi perancang untuk meningkatkan kemampuan arsitektur, misalnya kemampuan ukuran memori maksimumnya atau aritmetikanya. Umumnya, spesifikasi rumpun komputer memungkinkan perancang untuk menggunakan ukuran memori yang berjangkauan luas dalam anggota rumpun. Contohnya, arsitektur DEC VAX hanya menentukan ukuran memori secara tidak langsung dan hanya berada dalam batasan luas tertentu, maka komputer VAX mempunyai ukuran memori yang bervariasi yang lebih dari satu faktor 1000. Ada beberapa komputer yang mempunyai lebih dari satu CPU, daya kembang juga berkaitan dengan jumlah CPU yang digunakan oleh sistem secara efektif.

4)      Comptible

Comptible adalah istilah untuk menjelaskan komputer, dari software dan hardware yang compatible dengan standart dari pc ibm yang sering juga di sebut ibm clone Mayoritas komputer sekarang sudah sama dengan ibm clone tersebut, karean mayoritas semua sudah ter kiblat ke ibm komputer terutama yang paling terkenal adalah macintosh.

 

1.      Ukuran masing-masing kinerja CPU :

1)      MIPS (Milion Instruction PerSecond)

Istilah MIPS umum digunakan untuk mengukur kecepatan prosesor modern. Tetapi MIPS tidak bisa digunakan untuk membandingkan arsitektur CPU, karena MIPS tidak memperhitungkan variabel lainnya seperti kecepatan memori dan lain-lain.

2)      MFLOP (Milion Floating Point)

Pengukuran kinerja Central Processing Unit dengan skala satuan MIPS (Marks Mips) dan FLOPS (Marks MFLOPS) akanmemperlihatkan kecepatan suatu prosessor dalam mengeksekusi berbagai instruksi. FLOPS berasal dari istilah  bahasa Inggris Floating point Operations Per Second yang merujuk pada satuan untuk jumlah perhitungan yang dapat dilakukan oleh sebuah perangkat komputer terhadap bilangan pecahan (floating point) tiap satu satuan waktu. FLOPS merupakan satuan pengukuran kecepatan kinerja suatu mikroprosesor  biasanya dalam aplikasi ilmiah (scientific application).

3)      VUP (VAX Unit of Performance)

Merupakan alat ukur atau pengukuran VAX terhadap kinerja prosesor atau CPU dimana set intruksi dalam VAX kemudian dijadikan unit utuk mengetahui performa CPU atauu Prosesor itu sendiri.

Sumber :

http://irma63.blogspot.com/2018/10/makalah-mengukur-kualitas-arsitektur.html

http://repository.gunadarma.ac.id/494/1/Mengukur%20Kecepatan%20Komputer%20Menggunakan_UG.pdf

https://www.academia.edu/26051335/EVALUASI_PENGUKURAN_KINERJA_CPU_MENGGUNAKAN_SKALA_SATUAN_MIPS_DAN_MFLOPS

http://rendyabahkolot1933.blogspot.com/2013/02/vax-dan-hubunngannya-dengan-vup.html

 

Senin, 15 Maret 2021

Pengertian Web Statis dan Web Dinamis Beserta Perbedaan dan Contohnya

 

Pengertian Web Statis dan Web Dinamis Beserta Perbedaan dan Contohnya

WEB STATIS

Website Statis merupakan sebuah halaman web yang memiliki tampilan tidak berubah-ubah alias statis. Website ini mengharuskan para pengelolanya menggunakan cara manual jika ingin merubah tampilan website, dan untuk merubah tampilan website secara manual, para pengguna diharuskan mengedit kode struktur tersebut.

WEB DINAMIS

Web Dinamis merupakan jenis website yang dirancang secara khusus, fungsinya dapat menampilkan konten sesering mungkin. Website ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari segi tampilan hingga fitur yang dimiliki oleh website dinamis. Pada umumnya, website ini dirancang sesuai dengan konsep visual dan kempuan interaksi tinggi dari para penggunanya. Kita dapat menambahkan beberapa fitur pada website dinamis, seperti kolom komentar, live chat, formulir pendaftaran dan lain sebagainya.

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

                                    


1.  Database yang dipakai

Database menjadi hal yang penting dari sebuah website, biasanya dipakai untuk menyimpan data yang ada dalam website tersebut. Website statis tidak membutuhkan penyimpanan berbagai  macam data, website ini lebih mengarah kepada proses data yang dibutuhkan oleh website itu sendiri.

Berbeda dengan dengan website statis, website dinamis diperlukan suatu database yang berfungsi untuk menyimpan dan mengolah data tersebut. Database menjadi hal yang penting, sehingga pada web dinamis biasanya menggunakan Oracel dan MySQL.

2.  Konten

Konten adalah hal penting dari suatu website yang menjadi isi dan daya tarik website untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Konten merupakan hal yang membedakan antara web statis dan dinamis. Web statis konten jarang sekali diperbarui atau diubah. Sementara web dinamis memerlukan pembaruan konten setiap saat.

3.   Ukuran

Web statis memiliki ukuran yang lebih kecil ketimbang web dinamis karena sistem pemogramannya tidak terlalu rumit. Sedangkan web dinamis memiliki ukuran yang lebih besar, karena bahasa dan sistem pemograman yang terjadi dalam web dinamis lebih kompleks sehingga pada saat diakses memerlukan waktu yang sedikit lebih lama.

4.  Desain

Website harus memiliki desain yang beraneka ragam. Desain menjadi salah satu faktor para pengunjung untuk tertarik pada website kita. Web statis memiliki desain sederhana yang cenderung klasik. Sementara, web dinamis memiliki desain yang sangat beragam namun kekinian. Untuk para pengelola dapat menambahkan animasi yang beragam untuk mempercantik tampilan website yang digunakan.

5.  Interaksi Pemilik

Para pemilik website tentu memiliki tujuan tertentu pada saat membuat suatu website. Web statis biasanya lebih dibuat untuk waktu jangka panjang, sehingga para pemilik web tersebut tidak perlu melakukan banyak perubahan berarti terhadap isi atau tampilan website. Berbanding tebalik dengan web statis, web dinamis merupakan jenis web  yang ditujukan untuk keperluan komersil sehingga memerlukan banyak perubahan yang dilakukan.

6.  Interaksi Pengunjung Web

Interaksi antar pengunjung web berbeda, web statis hanya dapat diakses dan juga dinikmati tanpa melakukan perubahan. Web dinamis digunakan untuk melakukan interaksi. Interaksi baik dilakukan dengan log in atau melalukan beberapa perubahan dalam konten yang terdapat di dalam webiste tersbeut.

7.   Pembuatan

Pada proses pembuatan, web statis lebih mudah dibuat karena tidak memerlukan banyak Bahasa pemograman. Berbeda dengan web dinamis, pembuatannya didirikan dari nol sehingga memerlukan waktu yang cukup lama, bahkan hampir satu bulan. Untuk web statis memiliki Bahasa pemograman yang sederhana karena hanya menggunakan CSS dan HTML. Sementara pada web dinamis lebih banyak, seperti PHP, HTML, CSS, Javascript dan ASP.

8.   Perubahan Situs

Tingkat perubahan pada kedua jenis website ini memiliki perbedaan yang mencolok. Sebagai pemilik website dinamis akan memerlukan banayk energi jika melakukann perubahan karena harus melakukan perubahan pada setiap halaman website. Sedangkan website statis lebih mudah melakukan berbagai macam perubahan walaupun memiliki ratusan halaman.

9.   Penggunaan

Website statis biasanya digunakan sebagai situs penjualan dimana konten yang ada didalamnya hanya ada produk dan juga kontak dari pemilik website yang bisa dihubungi. Sedangkan web dinamis memiliki kegunaan seperti toko online, situs media yang memungkinkan banyak terjadi interaksi.

 

Contoh-contoh Web Statis dan Web Dinamis

Web Statis

-        Guhogo.id 

Salah satu contoh web statis terbaik yang pertama adalah Gohugo.id. Gohugo.id dikatakan sebagai website statis karena harus mengedit kode script terlebih dahulu jika ingin mengubah isi atau informasi halaman.  

-        startupindonesia.my.id

Website ini belum lama dibuat, tergolong web statis karena isinya hanya berupa informasi saja.  

-        jekyllrb.com


Website diatas disebut dengan web statis karena hanya menampilkan informasi tentang perusahan yang dimana beberapa informasi berupa blog-aware, resources, showcase dan lainnya. Pada website ini harus dilakukan pengeditan script kode jika ingin mengganti informasi. Website ini juga tidak membutuhkan database dalam komentar. 

-        Jekyllnow.com


Web statis ini tidak kalah keren dari sebelumnya, website ini memiliki jenis yang sama dengan Gohugo.id dan Jekyllrb.com. Dibutuhkan proses edit script untuk melakukan penggantian informasi yang ada di dalam website, karena itu termasuk ke web statis. 

-        Mubaroki.com

Website ini adalah web statis dimana website blog ini hanya dapat diupdate oleh dirinya sendiri melalui script yang telah ia buat sendiri, yang berisi tentang dirinya, pekerjaannya dan contact yang bisa dihubungi. Website ini tidak dapat berinteraksi dengan yang mengakses blog ini. 


Web Dinamis

-        AnsoriWeb.com


Blog ansoriweb.com merupakan salah satu contoh pertama website dinamis. Mengapa website dinamis ? karena diblog ini bisa mengupdate dan membuat artikel. Atau contoh lainya adalah blog pribadi. 

-        Facebook.com


 

Facebook.com merupakan contoh web dinamis juga, karena website ini dapat berinteraksi dengan pengunjung lainnya dengan menggunakan akun pada fitur login, pada website ini juga kita dapat mengupload foto dan status. 

-        Kaskus.co.id

Website ini merupakan web dinamis, yang merupakan salah satu media yang admin kunjungi untuk menuliskan sebuah cuitan. Contohnya adalah situs portal berita, sepertti kompasiana.com,dsb.

-        Youtube.com

 


Contoh web dinamis selanjutnya adalah youtube.com, dimana kita bisa mengupload video, menonton video yang sudah dipublisasikan oleh orang lain dan kita juga dapat memberikan komentar di kolom komentar. 

-        BolaSport

Website diatas adalah web dinamis karena website ini dapat berinteraksi dengan oengunjing lainnya karena menggunakan akun pada website yaitu menggunakan .fitur login, pada website ini menyediakan gambar dan video.

 Sumber :

https://www.selamatpagi.id/web-statis-dan-web-dinamis/

https://promohosting.id/perbedaan-web-statis-dan-dinamis/

https://www.pressburner.com/contoh-web-statis-yang-keren/

https://www.ansoriweb.com/2020/02/contoh-website-dinamis.html